
Industri skincare Indonesia tembus 150 TRILIUN per tahun. Dan yang mengejutkan, sekarang hampir semua orang bisa punya brand sendiri. Tapi pertanyaannya: Ini peluang emas atau justru jebakan yang bikin banyak orang gagal? Di episode Podcast Room for Improvement kali ini, gw ngobrol langsung dengan Revardi Syahputra, pelaku industri yang membangun ekosistem bisnis skincare dengan jaringan agen di seluruh Indonesia. Lo akan dapetin insight yang jarang dibahas: * Kenapa bisnis skincare di Indonesia meledak dalam 5 tahun terakhir * Fakta soal bikin brand skincare dengan modal 30–50 juta * Berapa banyak brand yang benar-benar bisa bertahan * Skincare lokal vs luar negeri: kualitas atau cuma kalah branding? * Cara bedain produk bagus vs overclaim * Peluang income dari sistem agen, reseller, dan distributor * Mindset finansial yang bikin Gen Z stuck atau justru naik level Dan yang paling penting… 👉 Apakah bisnis skincare ini benar-benar untuk semua orang? Kalau lo lagi cari: ✔ ide bisnis baru ✔ side hustle yang realistis ✔ atau cara naik level secara finansial Video ini wajib lo tonton sampai habis. Gabung jadi reseller di sini: https://bit.ly/DaftarResellerSRN Time Code 00:00 Opening 03:58 Skincare = kebutuhan wajib 07:00 Start bisnis skincare (modal 25 jutaan) 14:00 Gen Z: doyan switch sunscreen, bukan facial wash 20:00 Overclaim: cara “nakal” brand naik level 27:50 Omzet Revardi tembus 300M 31:00 Jadi agen Reglow & Amura (start 3 juta) 38:00 Gen Z rame jadi affiliator 46:30 Salah kaprah Gen Z & milenial soal uang 50:00 Naik level = harus adaptif 52:10 Rapid fire 55:00 Tips bisnis: mental tahan banting

Cara Naikin Income dari Gaji Pas Pasan: Mindset, Networking & Strategi | Theo Derick

95% Orang Indonesia Gagal Pensiun Tenang & Nyaman: Strategi Keuangan Untuk Masa Tua.

From Service Quarter to Industry Leader - Mayur Kothari - S14 Ep161

Competing Against Industry Giants - Zelalem Muluken - S13 Ep160

FREE MBA : How Minimalist Conquered India's D2C Beauty Market? - IBP EP32